Belajar dari Air

Air itu mempunyai sifat paling sabar. Bila ketemu batu, dia berbelok. Ketemu lorong sempit dia masuk sedikit demi sedikit. Ketemu bendungan, dia bersabaarrr, terus mengumpulkan teman temannya, sekali terlampui bibir bendungan, dia mengalir lagi.
Air hanya memastikan bahwa dia pasti dan akan terus mengalir ke tempat lebih rendah. Tidak ada yang bisa menghalangi takdir hidupnya tersebut.
*) Manusia Jangan berputus asa.
*) Setiap rintangan pasti ada jalan.    keluarnya. Kita hanya butuh sholat dan sabar saja.
Lha wong sudah di jamin kok masih dikhawatirkan.
Yang perlu dikhawatirkan, knapa nggak mau sholat dan sabar.
*) Kita terlahir sebagai mahluk yang sempurna, diharap kan saling kenal dan mengenali, sesama kita.
*) kita pantasnya memberi, bukan merengek rengek tentang kesulitan hidup.
*) Hilangkan kata2 susahnya, sakitnya, dsb.
*) lakukanlah seperti air, kita bisa bekerja sama, berjuang ber sama2.
*) Jangan mimpi ingin gratisan dr provider.
*) Bukankah kita mampu memberi scara cuma2 atau ikhlas karna Allah SWT.
*) bila kita tidak di hargai bukan masalah, yg jdi masalah adlh, knapa hati masih ingin slalu dihargai.
Mudah2an tulisan ini ada manfaatnya, mengalir hingga nanti sampai dihari akhir. Biarkan ia mengalir seperti ketika akhi dan ukhti memforward tulisan ini menyebar ke mana mana. Siapa yg membuat rantai kebaikan akan mendapatkan pahala dari Alloh SWT. Aamiin.

0 komentar:

Posting Komentar