Suatu ketika ada seorang remaja yatim piatu miskin yang tinggal sebatang kara disebuah desa. Utk memenuhi kebutuhan sehari2nya ia bekerja sebagai buruh angkut dipasar.
Sang Remaja mempunyai sebuah impian menaiki kapal pesiar mewah yang sangat terkenal saat itu. Ia pun bekerja sangat keras dan menabungkan sebagian penghasilannya.
Setelah beberapa tahun, tabungannya pun mencukupi utk membeli tiket kapal pesiar.
Hari yang dinantipun tiba, sang Remaja akhirnya bisa naik dan ikut kapal pesiar tsb. Ketika waktu makan tiba, direstoran sdh disediakan berbagai aneka makanan yang mewah dan lezat. Tapi sang anak merasa tidak layak, karena uang yang tersisa dikantongnya tidak cukup membeli makanan tsb.
Akhirnya iapun memilih pergi ke ujung geladak kapal, menjauhi restoran kapal.
Hal ini dilakukan sang remaja hingga hari ketiga pelayaran. akan tetapi pada hari itu, ada awak kapal yang ternyata memperhatikan gerak-gerik sang remaja, karena curiga melihat ada remaja berpakaian sangat sederhana disebuah kapal pesiar yang mewah.
Sang awak kapalpun menanyakan tiket pada sang remaja. dan remaja itupun menunjukkan tiket resminya kepada Awak kapal sambil berkata "ini tiket saya, hanya saja uang yang saya bawa tidak cukup membeli makanan mahal2 yang ada direstoran itu, makanya saya hanya memakan roti gandum yang saya bawa"
Mendengar hal itu, sang awak kapal sambil tersenyum berkata " Tahukah engkau, ketika engkau memberi tiket kapal pesiar ini, itu sdh termasuk semua fasilitas yang ada dikapal ini, termasuk menikmati makanan lezat yang disajikan dan engkau layak mendapatkan itu semua".
Sdr/sahabatku, seringkali dalam hidup kita takut bermimpi mencapai kualitas hidup yang lebih baik, karena ada perasaan "tidak layak" yang menghampiri kita, sehingga tanpa sadar itu menghambat kita utk "move on".
Sadarilah setiap manusia yang hidup diberikan Alloh kesempatan yang sama utk meraih kesuksesan hidup.
Bersama Alloh Bisa & ada solusi.
Semoga Bermanfaat.
😊❤👍
Sang Remaja mempunyai sebuah impian menaiki kapal pesiar mewah yang sangat terkenal saat itu. Ia pun bekerja sangat keras dan menabungkan sebagian penghasilannya.
Setelah beberapa tahun, tabungannya pun mencukupi utk membeli tiket kapal pesiar.
Hari yang dinantipun tiba, sang Remaja akhirnya bisa naik dan ikut kapal pesiar tsb. Ketika waktu makan tiba, direstoran sdh disediakan berbagai aneka makanan yang mewah dan lezat. Tapi sang anak merasa tidak layak, karena uang yang tersisa dikantongnya tidak cukup membeli makanan tsb.
Akhirnya iapun memilih pergi ke ujung geladak kapal, menjauhi restoran kapal.
Hal ini dilakukan sang remaja hingga hari ketiga pelayaran. akan tetapi pada hari itu, ada awak kapal yang ternyata memperhatikan gerak-gerik sang remaja, karena curiga melihat ada remaja berpakaian sangat sederhana disebuah kapal pesiar yang mewah.
Sang awak kapalpun menanyakan tiket pada sang remaja. dan remaja itupun menunjukkan tiket resminya kepada Awak kapal sambil berkata "ini tiket saya, hanya saja uang yang saya bawa tidak cukup membeli makanan mahal2 yang ada direstoran itu, makanya saya hanya memakan roti gandum yang saya bawa"
Mendengar hal itu, sang awak kapal sambil tersenyum berkata " Tahukah engkau, ketika engkau memberi tiket kapal pesiar ini, itu sdh termasuk semua fasilitas yang ada dikapal ini, termasuk menikmati makanan lezat yang disajikan dan engkau layak mendapatkan itu semua".
Sdr/sahabatku, seringkali dalam hidup kita takut bermimpi mencapai kualitas hidup yang lebih baik, karena ada perasaan "tidak layak" yang menghampiri kita, sehingga tanpa sadar itu menghambat kita utk "move on".
Sadarilah setiap manusia yang hidup diberikan Alloh kesempatan yang sama utk meraih kesuksesan hidup.
Bersama Alloh Bisa & ada solusi.
Semoga Bermanfaat.
😊❤👍
0 komentar:
Posting Komentar