Alloh memanjakan Ahli Tahajud

Qiyamul Lail atau Tahajjud sangat tinggi kedudukannya di sisi Allah. Seluruh keluarga Nabi saw menghiasi malam–malam mereka dengan qiyamul lail. Beliau saw senantiasa membangunkan keluarganya untuk beribadah malam, membimbing mereka dengan suasana malam yang penuh dengan zikir, tadarus Al Quran dan bermunajat kepada Allah swt.
         
Betapa Allah swt memanjakan ahli tahajjud. Di mana pun kita berada : di hotel, di kantor, di sawah, di kamar tidur, di kapal tengah berlayar, dan lain – lain tempat, lalu Allah swt mendatangi kita, menawarkan apa saja yang kita minta. Cuma syaratnya harus di sepertiga malam terakhir, merupakan waktu yang teristimewa.” Fihaa yufraqu kullu amrin hakim – Pada malam dijelaskan/diselesaikan segala urusan yang penuh hikmah“ (Ad-Dhuhan (44) :4). Yaitu segala yang berhubungan dengan kehidupan makhluk seperti hidup, mati, rezeki, nasib baik, nasib buruk dan sebagainya. Nabi saw bersabda “Allah Yang Maha Agung turun tiap – tiap malam ke langit dunia di 1/3 malam yang terakhir seraya berkata ’Barang siapa yang memohon kepada-Ku niscaya Aku beri, dan barang siapa yang meminta ampun kepada-Ku niscaya Aku ampuni.” (HR.Bukhari – Muslim). Al Hasan Al Bashri berkata “Tidak ada malam yang penuh dengan kebaikan yang melebihi shalat di 1/3 malam terakhir“.Diantara ulama salafus saleh berkilah “Sesungguhnya Allah swt memandangi hati orang – orang yang bangun tidur pada malam hari, lalu memenuhinya dengan cahaya. Banyak manfaat yang muncul dari hati mereka, lalu menyebar ke dalam hati orang – orang yang lalai.”
         
Janji Allah tersebut teramat pasti “Innakalaatuhliful mii’ad“ (Sesungguhnya Allah tidak pernah mengingkari janji“. Jadi seyogianya hidup orang mukmin itu tidak ada susahnya. Karena setiap ada masalah, sudah ada kiat penyelesaiaannya. Dan yang memberi solusi itu Zat Yang Maha Agung, Maha Berkuasa, Maha Perkasa, Maha Pencipta. Kalau Dia mau cukup berkata “Kun fayakun“. Subhanallah. Bayangkan daun yang gugur saja, atas izin dan sepengetahuan-Nya. Dalam surah Yunus 62-64, Allah swt memberikan jaminan  kepada  orang mukmin itu yang selalu bertaqwa antara lain “Ingatlah wali–wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati, Yaitu orang–orang yang beriman dan senantiasa bertaqwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.”.  “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka–sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.“ (At.Talaq 2-4). Diantara ciri orang–orang yang bertaqwa ialah “Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam . Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah“ (Az-Zariyat 17-18). “Dan orang–orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri“ (Al-Furqan 64).       

Wallahu’alam.

0 komentar:

Posting Komentar