Tombo ati iku limo perkarane
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane
Kaping pindo sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
In syaa Allaah banyak di antara kita yang hafal wejangan yang berupa syair tersebut. Iya bukan? Semoga tak hanya hafal namun juga diamalkan.
Di antara 5 hal yang menjadi obat hati adalah moco Quran lan maknane (membaca al-Quran dengan memahami maknanya) & wong kang sholeh kumpulono (berkumpullah dengan orang sholih). Dan ini yang akan kita bahas pagi ini in syaa Allaah.
Allah ta'aalaa berfirman,
و كيف تكفرون و أنتم تتلى عليكم آيات الله و فيكم رسوله
Dan bagaimana kalian kufur sedangkan dibacakan kepada kalian ayat-ayat Allah & di antara kalian ada seorang Rasul. (QS. Ali 'Imron: 101)
Dengan kita sering berinteraksi dengan al-Quran, tak hanya sekedar membacanya namun juga menelaah kandungannya, maka hal yang "aneh" jika kita masih dalam keadaan buruk (kufur, nifaq, fasiq).
Allah menjadikan al-Quran sebagai "Huda" petunjuk, marilah kita menggunakannya sebagai petunjuk jalan kehidupan.
Allah menjadikan al-Quran sebagai "Syifa" penawar, marilah kita menjadikannya sebagai penawar dari segala penyakit, baik hati maupun jasad.
Seringkali dari kita masih hanya bercukup diri dengan membacanya. Padahal tidak itu saja fungsi al-Quran.
Boleh jadi, ada nya masalah-masalah dalam hidup kita itu dikarenakan kita tak menggunakan al-Quran sebagaimana fungsi-fungsinya.
Selain itu, yang perlu kita jadikan benteng dari keburukan menimpa diri kita juga adalah berkumpul dengan orang sholih, ahli ilmu.
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallama berkata,
المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل
“Seseorang itu sebagaimana agama teman dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Daud & at-Tirmidzi)
Dari hadits di atas kita bisa memahami bahwa betapa besar pengaruh seorang sahabat bagi kita, terutama dalam kualitas agama kita.
Seorang mukmin memilih sahabat tak hanya yang bisa dijadikan tempat curhat, ngobrol, diajak nongkrong & nonton. Namun yang bisa menjadikan ia semakin dekat dengan Robb-nya, semakin kokoh imannya & semakin kuat taqwanya.
Salah seorang ulama mengatakan,
صديقك من أبكاك لا من أضحكك
Sahabatmu ialah yang membuatmu menangis (dengan nasehatnya), bukan yang membuatmu tertawa (dengan candanya).
Semoga Allah memudahkan kita untuk menelaah firmanNya & bercengkrama dengan ahli ilmu di majlisnya.
0 komentar:
Posting Komentar