oleh : Muhammad Al Haris
Survei menyatakan bahwa sebanyak 80% dari bisnis yang baru buka di 5 tahun pertama gagal dan TUTUP. Kemudian 20% yang bertahan, 80% nya lagi akan tutup di 5 tahun kedua. Sehingga hanya 4% bisnis yang bertahan selama 10 tahun pertama bisnisnya.
Dalam perkembangnya...kita sering melihat banyak restoran yang dahulu rame sekarang menjadi sepi bahkan tutup, toko yang tahun lalu masih buka, sekarang sudah tutup dan tak tahu rimbanya....demikian juga dengan bisnis yang lain sepertib; peternakan, pertanian dan jasa di negara ini banyak yang PADAM dan gulung tikar sebelum 5 tahun pertama.
Namun disisi lain, ada beberapa brand milik anak bangsa yang berhasil melewati 5 tahun pertama dan kini kerajaan bisnis mereka semakin tumbuh dan berkembang, seperti : Ayam Bakar Mas Mono, Kek Pisang Villa, Es Teller 77, Bika Ambon Zulaikha, Bolu Meranti, Brownies Amanda, Trans TV, Keke Busana, Rocket Chicken, Indomaret, Alfa Mart, Tas Bayi Dialogue, Toko Sepatu Bata, Rabbani, SBC Global, TK Khalifah, Ganesha Operation, Top Coach Indonesia, Gojek, Ayam Penyet Cindelaras, Mie Rebus & Sate Oranyono, dan AQM Tour & Travel...dan masih banyak brand lainnya.
Sebenarnya apa yang menyebabkan 80% bisnis gagal di tahun pertama dan kenapa hanya 20% bisnis yang mampu bertahan lama. Jawabannya... karena mereka memiliki arah pertumbuhan yang berbeda pada kurun 5 tahun pertama.
TUMBUH KE LUAR
Saya sering menjumpai para pengusaha yang ingin bisnisnya berkembang pesat. Mereka melakukan ekspansi secepat-cepatnya. Hal ini karena mereka tidak sabar untuk segera memperoleh gelar “pengusaha sukses” yang sudah lama diidam-idamkan. Segala upaya dilakukan untuk mempercepat proses “TUMBUH KELUAR”; mulai dari promosi yang bombastis, penambahan modal dari investor dan pinjaman perbankan, serta pembukaan cabang dimana-mana.
Namun sayangnya pertumbuhan tersebut tidak dibarengi dengan pertumbuhan Leadership, pasar, sistem, dan team...sehingga semakin besar bisnis justru semakin banyak problema, dan semakin banyak konsumen yang kecewa.
Bahkan yang lebih parah lagi.... ketika bisnis sudah mulai menghasilkan profit, sang owner justru lebih focus merubah gaya hidupnya agar terlihat sebagai pengusaha yang sukses... Sehingga profit bisnis justru habis untuk membiaya gaya hidup sang owner.
Sikap dan mental “TUMBUH KE LUAR” ini perlahan dan pasti membuat usaha mereka rontok dan padam hingga akhirnya menjadi golongan 80% bisnis yang gagal dalam 5 tahun pertama.
TUMBUH KE DALAM
Di saat yang lain cetar-membaha, ada beberapa pengusaha yang justru menempuh jalan yang berbeda. Bisnis mereka tumbuh Ibarat pohon bambu...yang tidak menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama !!!, pertumbuhannya hanya beberapa cm. Namun setelah 5 tahun, maka pertumbuhan pohon bambu tidak dapat dibendung, ia tumbuh begitu dahsyat dan ukurannya bukan lagi cm melainkan meter.
Sebetulnya apa yang terjadi ?
Ternyata, selama 5 tahun pertama, mereka mengalami proses “TUMBUH KE DALAM’ yang dahsyat. Pada tahap awal bisnis mereka tidak menunjukkan perkembangan yang berarti dan jauh dari publikasi. Namun sejatinya mereka sedang menyiapkan pondasi yang sangat kuat agar ia bisa menopang ekspansi bisnis seluas-luasnya. Dan akhirnya brand mereka berhasil masuk dalam jajaran 20% bisnis yang berhasil bertahan dalam 5 tahun pertama dan terus berkembang sepanjang masa.
Bagi sahabat sekalian yang saat ini sedang merintis usaha dan ingin bisnisnya bertumbuh sepanjang masa... Berikut 5 jurus “TUMBUH KE DALAM” yang perlu anda perkuat selama 5 tahun pertama :
1. LEADERSHIP
Kebesaran sebuah bisnis berbanding lurus dengan kualitas leadership dan mental pemiliknya. Agar bisnis anda besar anda harus membesarkan orang lain! agar bisa kaya anda harus mengkayakan orang lain!. Jadilah leader yang dipercaya, miliki kompetensi, dan jadilah inspirator guna mencetak next leader dalam perusahaan anda. ketika bisnis anda telah menghasilkan profit Jangan tergiur untuk meperindah “LEHER KEBAWAH” (Baca: Gaya Hidup)...tapi berinvestasilah “LEHER KE ATAS” (Baca : Ilmu).
2. BLUEPRINT
Ibarat membangun rumah, maka anda akan membuat desainnya terlebih dahulu, desain tersebut bisa anda buat sendiri atau meminta jasa arsitek yang ahli di dalam bidangnya. Dengan memiliki desain (blueprint) anda akan tahu gambaran utuh rumah anda. Walaupun saat ini anda sedang menggali pondasi, tapi anda sudah bisa membayangkan keindahan dan kemegahan rumah tersebut ketika selesai nantinya. Pertanyaannya...apakah bisa membangun rumah tanpa gambar? Jawabannya; BISA...tapi uang dan waktu anda akan terbuang sia-sia jika ternyata rumah yang dibangun tidak sesuai dengan impian anda.
Demikian juga dalam membangun bisnis, kehadiran blueprint membuat proses proses pembangunan bisnis anda menjadi lebih mudah dan terarah...walaupun saat ini anda baru memiliki sebuah kios kecil, namun anda sudah dapat melihat kelak toko anda akan memilki ribuan cabang seperti alfamart dan indomaret. Walaupun saat ini usaha anda hanyalah sebuah gerobak kaki lima, tapi anda sudah dapat melihat kelak usaha anda akan memiliki puluhan cabang seperti Ayam Bakar Mas Mono.
Temukan BIG WHY? Kenapa anda mendirikan bisnis ini...Milikilah Visi, Misi, dan Budaya Kerja perusahaan anda...agar tidak kehilangan arah dan semangat dalam melangkah.
3. SYSTEM
Kata SYSTEM berasal dari bahasa Inggris = Saving Your Self Time, Energi dan Money. Pastikan bisnis anda bisa berjalan tanpa kebocoran dan terus menghasilkan profit walaupun anda tidak berada di dalamnya. Karena tanpa system bisnis justru akan menjadi Suck Your Self Time, Energi dan Money. Ingat dalam hidup kita perlu work life balance, dan itu mustahil bisa tercapai apabila anda tidak memiliki system yang handal. Mulai saat ini berfikirlah “How Business Run Without You!”
4. MARKET
Bisnis yang sehat, bertumbuh seiring dengan pertumbuhan pasar. Oleh karena itu, dalam 5 tahun pertama tentukan target pasar anda, pelajari kebutuhan mereka, dan berikan edukasi bahwa perusahaan anda adalah partner terbaik dalam memenuhi kebutuhan mereka. Buat mereka tergila-gila dan jatuh cinta dengan perusahaan anda bahkan tidak segan-segan mempromosikannya kepada orang lain. Pastikan bisnis tumbuh alami bukan karbitan!.
5. TEAM
Sumber Daya Manusia adalah aset terpenting dalam sebuah perusahaan. Ingat! bisnis hanyalah sebuah benda mati, SDM lah yang menghidupkan, membesarkan dan mengembang biakkannya. Oleh karena itu, Bangunlah TEAM anda, galilah impian mereka, bangunlah skill dan mental mereka serta selaraskan impian mereka dengan blueprint bisnis anda.
Sahabat...
Proses TUMBUH KE DALAM bukanlah perjalanan yang nyaman dan menggembirakan...Ini adalah proses merintis dan merintih...dalam fase ini orang lain belum melihat keberhasilan anda bahkan cenderung menghina dan mengejek anda. Hiraukan mereka, focuslah dengan blueprint anda, yakinlah perjalanan ini akan menjadi fase yang indah “you can see beyond the eyes can see!”
Mari “TUMBUH KE DALAM’ Pastikan dalam 5 tahun mendatang, hidup kita akan MENJULANG TINGGI dan menjadi PEMBERI BERKAH bagi sesama.
Tumbuh koq ke dalam?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Labels
Blog Archive
- September (1)
- Maret (1)
- Januari (1)
- Desember (2)
- Mei (1)
- Februari (2)
- Januari (1)
- Desember (1)
- September (3)
- September (5)
- September (2)
- Agustus (2)
- Juli (2)
- Juni (27)
- Mei (1)
- April (3)
- Maret (1)
- Januari (13)
- Desember (1)
- November (4)
- Oktober (38)
- September (10)
- Agustus (5)
- Mei (1)
- April (27)
- Maret (19)
0 komentar:
Posting Komentar